Dilihat 0 Kali

06_961_Screenshot 2026-06-19 134511-imageonline.co-merged.png

Sabtu, 20 Juni 2026 09:14:00 WIB

FST UIN Sunan Kalijaga Dorong Penguatan Implementasi Outcome Based Education melalui Workshop Pengukuran Indeks Kematangan OBE

Yogyakarta – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan Outcome Based Education (OBE). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Pengukuran Indeks Kematangan OBE yang dilaksanakan pada Jumat, 19 Juni 2026.

Kegiatan ini dibuka oleh moderator Esti Setaning Jati, M.Arch., dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan FST UIN Sunan Kalijaga, Prof. Khurul Wardati. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa FST telah mulai mengimplementasikan OBE sejak tahun 2020 sebagai bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

“FST menjadi salah satu fakultas yang mengawali penerapan sistem OBE di lingkungan UIN Sunan Kalijaga. Evaluasi terhadap ketercapaian sistem ini terus dilakukan setiap tahun agar implementasi OBE semakin matang,” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa pengalaman pengembangan OBE dalam proses akreditasi internasional seperti ASIIN menjadi salah satu penguat pentingnya penerapan pendidikan berbasis luaran (outcome). Selain itu, FST juga melakukan proses benchmarking dengan berbagai institusi, salah satunya Telkom University dalam pengembangan sistem penjaminan mutu berbasis OBE.

Workshop menghadirkan narasumber yang membahas pentingnya penerapan OBE sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa OBE tidak hanya berfokus pada penyusunan kurikulum, tetapi mencakup keseluruhan sistem pendidikan yang meliputi Outcome Based Curriculum (OBC), Outcome Based Learning and Teaching (OBLT), serta Outcome Based Assessment and Evaluation (OBAE).

Melalui pendekatan OBE, program studi diharapkan mampu memastikan bahwa setiap mahasiswa mencapai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang telah ditetapkan. Proses tersebut dilakukan melalui mekanisme evaluasi berkelanjutan yang mencakup tiga tahapan (loop). Loop pertama dilakukan setiap semester melalui evaluasi portofolio mata kuliah, loop kedua dilakukan secara tahunan melalui analisis ketercapaian CPL berdasarkan CPMK, sedangkan loop ketiga dilakukan secara periodik untuk mengevaluasi kesesuaian profil lulusan melalui data seperti tracer study.

Dalam kegiatan ini juga diperkenalkan konsep PIKOBE (Pengukuran Indeks Kematangan OBE) sebagai mekanisme evaluasi dan pengindeksan implementasi OBE secara komprehensif. PIKOBE digunakan untuk mengukur tingkat kematangan penerapan OBE sekaligus menjadi salah satu instrumen rekomendasi penguatan mutu kurikulum dalam proses akreditasi.

Narasumber menjelaskan bahwa pengukuran kematangan OBE mencakup beberapa aspek utama, antara lain keselarasan kurikulum, metode dan proses pembelajaran, sistem penilaian dan asesmen, serta evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Seluruh proses tersebut berjalan melalui siklus peningkatan mutu Plan, Do, Check, Action (PDCA).

Melalui workshop ini, FST UIN Sunan Kalijaga berharap seluruh program studi dapat semakin siap dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan, relevansi kebutuhan masyarakat, serta standar mutu pendidikan tinggi nasional dan internasional.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi FST UIN Sunan Kalijaga dalam mewujudkan tata kelola akademik yang adaptif, berbasis data, dan berkelanjutan guna menghasilkan lulusan yang kompeten serta memiliki daya saing global.