Dilihat 0 Kali

06_359_DSC00668 (1).JPG

Selasa, 09 Juni 2026 10:25:00 WIB

Soft Launching Program Magister Matematika FST UIN Sunan Kalijaga: Menghubungkan Matematika dan Ekonomi Syariah untuk Menjawab Tantangan Masa Depan

Yogyakarta — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi memperkenalkan Program Magister Program Studi Matematika melalui kegiatan Soft Launching dan Seminar Program Magister Program Studi Matematika yang diselenggarakan di Ruang Teatrikal FST, Selasa (9/6). Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum peluncuran program studi baru, tetapi juga menandai hadirnya Program Magister Matematika pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan kekhasan pengembangan bidang ekonomi syariah.

Dalam sambutannya, Dekan FST UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Dra. Hj. Khurul Wardati, M.Si., menegaskan bahwa matematika memiliki kontribusi yang semakin penting dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan terhadap pendekatan matematis tidak lagi terbatas pada ranah sains murni, tetapi telah berkembang ke berbagai sektor, termasuk ekonomi dan keuangan syariah.

Beliau menjelaskan bahwa Program Magister Matematika yang dikembangkan FST hadir dengan fokus yang khas, yaitu penguatan bidang ekonomi syariah. Kekhasan tersebut menjadikan program ini sebagai Program Magister Matematika pertama di lingkungan PTKIN sekaligus program magister matematika dengan konsentrasi ekonomi syariah yang pertama di Indonesia.

"Keunggulan sebuah program studi tidak hanya ditentukan oleh kedalaman keilmuannya, tetapi juga oleh kemampuannya menjawab kebutuhan zaman," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., menyampaikan bahwa kehadiran Program Magister Matematika merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan universitas. Ia menekankan bahwa matematika memiliki posisi fundamental dalam berbagai disiplin ilmu sehingga sering disebut sebagai queen of science.

Menurutnya, hampir seluruh perkembangan ilmu pengetahuan modern bertumpu pada kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis yang menjadi karakter utama matematika. Karena itu, keberadaan program magister ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi lulusan untuk memperdalam kompetensi sekaligus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rektor juga mendorong agar Program Magister Matematika terus dikembangkan secara kreatif dan adaptif sehingga mampu melahirkan berbagai kolaborasi keilmuan baru yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan akademik maupun pembangunan bangsa.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, seminar menghadirkan dua narasumber yang membahas bagaimana matematika dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Narasumber pertama, Priyonggo Suseno, S.E., M.Sc., memaparkan materi mengenai kontribusi matematika dalam mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa tujuan ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi atau pengurangan kemiskinan, tetapi juga pada pencapaian al-falah, yaitu kesejahteraan yang bersifat menyeluruh dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Priyonggo Suseno menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi syariah memerlukan dukungan metodologi ilmiah yang kuat. Matematika berperan dalam membangun teori ekonomi Islam, menyusun model ekonomi dan keuangan syariah, melakukan pengujian empiris, hingga menghasilkan prediksi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan pendekatan tersebut, berbagai konsep ekonomi syariah dapat dikembangkan secara lebih sistematis dan terukur tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi fondasinya.

Perspektif yang lebih aplikatif disampaikan oleh narasumber kedua, Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D., ASAI. Melalui tema pengelolaan keuangan haji dan keberlanjutan ekosistem keuangan syariah, ia menjelaskan bagaimana matematika digunakan dalam berbagai proses pengambilan keputusan yang berdampak jangka panjang.

Danang Teguh Qoyyimi menyoroti pentingnya pemodelan matematis, analisis risiko, proyeksi demografi, strategi investasi, hingga pengukuran solvabilitas dalam menjaga keberlanjutan dana haji dan berbagai instrumen keuangan syariah lainnya. Menurutnya, tantangan pengelolaan keuangan modern semakin membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan matematika, statistika, komputasi, dan analisis data yang kuat.

Diskusi yang berlangsung sepanjang seminar menunjukkan bahwa peluang pengembangan matematika di bidang ekonomi syariah masih sangat terbuka. Berbagai pertanyaan dari peserta tidak hanya membahas aspek akademik, tetapi juga peluang riset dan kontribusi nyata matematika dalam menyelesaikan persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Soft Launching dan Seminar Program Magister Program Studi Matematika ini, FST UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan pascasarjana yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan zaman. Kehadiran Program Magister Matematika diharapkan dapat menjadi ruang lahirnya riset, inovasi, dan kolaborasi yang memperkuat peran matematika dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah yang berkelanjutan.