Yogyakarta
— Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi
memperkenalkan Program Magister Program Studi Matematika melalui kegiatan Soft
Launching dan Seminar Program Magister Program Studi Matematika yang
diselenggarakan di Ruang Teatrikal FST, Selasa (9/6). Kegiatan ini tidak hanya
menjadi momentum peluncuran program studi baru, tetapi juga menandai hadirnya
Program Magister Matematika pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan
Islam Negeri (PTKIN) dengan kekhasan pengembangan bidang ekonomi syariah.
Dalam
sambutannya, Dekan FST UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Dra. Hj. Khurul
Wardati, M.Si., menegaskan bahwa matematika memiliki kontribusi yang
semakin penting dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah yang
berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan terhadap pendekatan matematis tidak lagi
terbatas pada ranah sains murni, tetapi telah berkembang ke berbagai sektor,
termasuk ekonomi dan keuangan syariah.
Beliau
menjelaskan bahwa Program Magister Matematika yang dikembangkan FST hadir
dengan fokus yang khas, yaitu penguatan bidang ekonomi syariah. Kekhasan
tersebut menjadikan program ini sebagai Program Magister Matematika pertama di
lingkungan PTKIN sekaligus program magister matematika dengan konsentrasi
ekonomi syariah yang pertama di Indonesia.
"Keunggulan
sebuah program studi tidak hanya ditentukan oleh kedalaman keilmuannya, tetapi
juga oleh kemampuannya menjawab kebutuhan zaman," ungkapnya.
Sementara
itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil.,
Ph.D., menyampaikan bahwa kehadiran Program Magister Matematika merupakan
langkah strategis dalam memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan
universitas. Ia menekankan bahwa matematika memiliki posisi fundamental dalam
berbagai disiplin ilmu sehingga sering disebut sebagai queen of science.
Menurutnya,
hampir seluruh perkembangan ilmu pengetahuan modern bertumpu pada kemampuan
berpikir logis, analitis, dan sistematis yang menjadi karakter utama
matematika. Karena itu, keberadaan program magister ini diharapkan dapat
menjadi wadah bagi lulusan untuk memperdalam kompetensi sekaligus menghasilkan
inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Rektor
juga mendorong agar Program Magister Matematika terus dikembangkan secara
kreatif dan adaptif sehingga mampu melahirkan berbagai kolaborasi keilmuan baru
yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan akademik maupun pembangunan
bangsa.
Sebagai
bagian dari rangkaian kegiatan, seminar menghadirkan dua narasumber yang
membahas bagaimana matematika dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi
dan keuangan syariah.
Narasumber
pertama, Priyonggo Suseno, S.E., M.Sc., memaparkan materi mengenai
kontribusi matematika dalam mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang
berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa tujuan ekonomi syariah tidak hanya
berorientasi pada pertumbuhan ekonomi atau pengurangan kemiskinan, tetapi juga
pada pencapaian al-falah, yaitu kesejahteraan yang bersifat menyeluruh
dan berkelanjutan.
Dalam
paparannya, Priyonggo Suseno menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi
syariah memerlukan dukungan metodologi ilmiah yang kuat. Matematika berperan
dalam membangun teori ekonomi Islam, menyusun model ekonomi dan keuangan
syariah, melakukan pengujian empiris, hingga menghasilkan prediksi yang dapat
digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan pendekatan tersebut,
berbagai konsep ekonomi syariah dapat dikembangkan secara lebih sistematis dan
terukur tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi fondasinya.
Perspektif
yang lebih aplikatif disampaikan oleh narasumber kedua, Danang Teguh
Qoyyimi, M.Sc., Ph.D., ASAI. Melalui tema pengelolaan keuangan haji dan
keberlanjutan ekosistem keuangan syariah, ia menjelaskan bagaimana matematika
digunakan dalam berbagai proses pengambilan keputusan yang berdampak jangka
panjang.
Danang Teguh Qoyyimi menyoroti
pentingnya pemodelan matematis, analisis risiko, proyeksi demografi, strategi
investasi, hingga pengukuran solvabilitas dalam menjaga keberlanjutan dana haji
dan berbagai instrumen keuangan syariah lainnya. Menurutnya, tantangan
pengelolaan keuangan modern semakin membutuhkan sumber daya manusia yang
memiliki kemampuan matematika, statistika, komputasi, dan analisis data yang
kuat.
Diskusi
yang berlangsung sepanjang seminar menunjukkan bahwa peluang pengembangan matematika
di bidang ekonomi syariah masih sangat terbuka. Berbagai pertanyaan dari
peserta tidak hanya membahas aspek akademik, tetapi juga peluang riset dan
kontribusi nyata matematika dalam menyelesaikan persoalan sosial dan ekonomi
yang dihadapi masyarakat.
Melalui
penyelenggaraan Soft Launching dan Seminar Program Magister Program Studi
Matematika ini, FST UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk
menghadirkan pendidikan pascasarjana yang responsif terhadap perkembangan ilmu
pengetahuan dan kebutuhan zaman. Kehadiran Program Magister Matematika
diharapkan dapat menjadi ruang lahirnya riset, inovasi, dan kolaborasi yang
memperkuat peran matematika dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah yang
berkelanjutan.