Workshop Desain Pembelajaran Pendidikan Tinggi bagi Dosen Muda FST

Fakultas Sains dan Teknologi pada 2-6 Januari 2023 menyelenggarakan Workshop Desain Pembelajaran Pendidikan Tinggi bagi dosen-dosen baru/muda dengan mengundang fasilitator Bermawy Munthe, Dr. Hisyam Zaini, M.A., dan Roni Ismail, S.Th.I., M.SI.

Workshop Desain Pembelajaran Pendidikan Tinggi ini merujuk KKNI (Perpres No. 8 Tahun 2012) dan SNDikti (Permendikbud No. 3 tahun 2020) dan dimaksudkan untuk menjamin dan meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah yang diampu oleh dosen-dosen di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga. Fokus workshop ini meliputi: 1) standar kompetensi lulusan mata kuliah atau mata kegiatan, 2) standar isi pembelajaran, 3) standar proses pembelajaran, dan 4) standar penilaian pembelajaran. Kegiatan ini merupakan satu alternatif untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk mendesain sebuah mata kuliah untuk satu semester yang sekaligus menghasilkan RPS atau silabus mata kuliah yang holistik dan outline mata kuliah yang halpfull dan pengalaman proses.

Workshop Desain Pembelajaran ini berorientasi pada hasil dengan sangat menekankan pada proses. Untuk itu, peserta terlibat aktif dalam penerapan-penerapan teori atau standar minimal yang telah ditetapkan di SNDikti yang pada gilirannya menghasilkan karya RPS Mata kuliah dan outline mata kuliah. Setiap peserta diminta untuk menetapkan satu mata kuliah (yang telah, sedang atau akan diampu) sebagai objek penerapan standar kompetensi lulusan, standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran dan standar penilaian pembelajaran. Selanjutnya, setiap peserta menerapkan kesemua itu dalam suatu Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Outline Mata kuliah yang merujuk KKNI dan SNDikti.

Workshop ini menggunakan pendekatan andragrogi sehingga workshop dapat berlangsung secara interaktif, menyenangkan, dan partisipatif sesuai dengan pengalaman masing-masing peserta. Berbagai pengalaman peserta dijadikan sumber inspirasi dan sharing ideas guna menstrukturkan kembali pengalaman yang dimiliki ke dalam sebuah konsep atau teori. Metode diskusi dan kolaboratif lebih sering digunakan sehingga tujuan workshop lebih mudah tercapai di samping suasana workshop menjadi hidup. Teknik lecturing interaktif hanya digunakan untuk menjelaskan dan memperkaya pengalaman, wawasan dan pengetahuan yang dimiliki.

Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Merumuskan kompetensi atau capaian pembelajaran untuk mata kuliah tertentu mengacu pada KKNI-20121 dan SNDikti-2020.
  2. Membuat satu peta konsep (concept-map) mata kuliah yang diampu berdasarkan kompetensi mata kuliah (yang dipilih) sesuai dengan prosedur yang benar.
  3. Menentukan berbagai strategi pembelajaran (instructional strategies) yang sesuai dengan kompetensi atau capaian pembelajaran yang merujuk KKNI dan SNDikti dan sesuia dengan bahan kajian,
  4. Menentukan jenis evaluasi yang sesuai dengan kompetensi yang telah dikembangkan dengan menggunakan teknik-teknik yang fair,
  5. Membuat satu RPS Mata Kuliah sesuai KKNI dan SNDikti, 6) Membuat satu Outline Mata Kuliah yang merujuk pada RPS atau silabus.