Dilihat 0 Kali

06_536_1000713529.jpg

Rabu, 05 Agustus 2026 15:59:00 WIB

Fakultas Sains dan Teknologi Perkuat Kolaborasi Riset Kebencanaan melalui Workshop DSS-RESPOND-OR

Yogyakarta, 5 Agustus 2026 – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Workshop DSS-RESPOND-OR (Decision Support System for Disaster Response using Operations Research) pada Rabu (5/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi ini merupakan bagian dari riset nasional bertajuk Sistem Pendukung Keputusan untuk Tanggap Bencana Indonesia dengan Metode Riset Operasi di Sistem Komputer Berkinerja Tinggi yang didukung oleh hibah BRIN dan LPDP. Workshop di UIN Sunan Kalijaga merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di empat perguruan tinggi mitra di Indonesia.

Workshop diikuti oleh 37 peserta yang terdiri atas tim peneliti, jajaran dekanat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, dosen Program Studi Informatika, perwakilan BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta, BPBD Kabupaten Sleman, serta mahasiswa Program Studi Informatika jenjang Sarjana dan Magister. Kegiatan ini menjadi forum kolaborasi antara akademisi, peneliti, pemerintah, dan mahasiswa dalam mengembangkan inovasi teknologi untuk mendukung sistem penanggulangan bencana di Indonesia.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen FST UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung pengembangan riset kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Seluruh sivitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi sangat mendukung riset kolaboratif ini. UIN Sunan Kalijaga telah memiliki Pusat Studi dan Penanggulangan Bencana yang diketuai oleh dosen Fakultas Sains dan Teknologi. Selain itu, kami juga sedang menginisiasi pembentukan pusat kolaborasi riset bersama BRIN sebagai wadah untuk memperkuat sinergi penelitian dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat," ungkap Dekan FST.

Workshop menghadirkan pemaparan dari tim peneliti mengenai konsep DSS-RESPOND-OR, sebuah sistem pendukung keputusan yang memanfaatkan metode Operations Research dan komputasi berkinerja tinggi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam situasi tanggap darurat bencana. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan DSS-RESPOND-OR, Network Generation, Assisted Evacuation Planning, serta Personal Scheduling and Routing, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama peserta.

Ketua Tim Peneliti, Prof. Heru Suhartanto, Ph.D., menyampaikan bahwa pengembangan DSS-RESPOND-OR berangkat dari semangat menghadirkan riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Berangkat dari semangat itulah kami mengembangkan riset ini. Ide pertama kami adalah bagaimana menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai macam bencana alam. Melalui DSS-RESPOND-OR, kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu solusi berbasis teknologi yang mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat, tepat, dan efektif pada situasi tanggap darurat," jelas Prof. Heru.

Sebagai bagian dari penelitian kolaboratif yang melibatkan Universitas Indonesia bersama sejumlah perguruan tinggi mitra, workshop ini juga menjadi sarana memperoleh masukan dari para pemangku kepentingan, khususnya BPBD sebagai calon pengguna sistem. Berbagai masukan yang diperoleh diharapkan dapat menyempurnakan pengembangan DSS-RESPOND-OR agar semakin sesuai dengan kebutuhan penanggulangan bencana di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, UIN Sunan Kalijaga kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung riset kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga penanggulangan bencana diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam memperkuat ketangguhan bangsa menghadapi berbagai risiko bencana.