Yogyakarta — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan International Research Grant Workshop pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Muhammad Anshari, Associate Professor bidang Business Information Systems dari Universiti Brunei Darussalam.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya FST UIN Sunan Kalijaga dalam memperkuat budaya riset internasional dan membuka peluang kolaborasi penelitian lintas institusi. Dalam sambutannya, Dekan FST menyampaikan bahwa berbagai program student mobility yang selama ini telah berjalan di lingkungan fakultas diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi berbasis riset bersama mitra internasional. Selain itu, kerja sama antara FST dan Universiti Brunei Darussalam diharapkan dapat terus diperluas, khususnya dalam bidang penelitian dan pengembangan akademik.
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Anshari menjelaskan berbagai strategi penting dalam memperoleh hibah penelitian internasional. Ia menekankan pentingnya penyusunan proposal yang terstruktur, relevan dengan skema hibah, memiliki kontribusi ilmiah yang jelas, serta mengikuti standar penulisan akademik yang baik. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada grant lifecycle, mulai dari identifikasi peluang pendanaan, penyusunan proposal, proses submit dan review, pelaksanaan penelitian, hingga pelaporan dan diseminasi hasil riset.
Peserta workshop juga memperoleh berbagai tips persiapan untuk meningkatkan peluang memperoleh hibah internasional, seperti memperbarui CV akademik secara berkala, menyusun research statement sejak awal, menjaga konsistensi profil akademik digital, membangun rekam jejak penelitian secara bertahap, serta menyiapkan dokumen pendukung seperti surat rekomendasi.
Selain membahas aspek teknis proposal, workshop ini turut menyoroti faktor-faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam memperoleh research grant, antara lain kesesuaian proposal dengan prioritas pemberi dana, kekuatan rumusan masalah, kelayakan rencana penelitian, hingga kemampuan menunjukkan dampak nyata dari penelitian yang diajukan. Peserta juga diingatkan pentingnya melakukan review proposal sebelum pengumpulan serta memastikan seluruh kriteria penilaian telah terpenuhi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi bersama peserta. Salah satu topik yang mengemuka adalah bagaimana membangun semangat riset di lingkungan fakultas dengan memperkuat peran program studi sebagai pusat pengembangan bidang keilmuan. Selain itu, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dinilai penting untuk membangun iklim riset yang produktif dan berkelanjutan.
Dr. Muhammad Anshari sendiri merupakan akademisi dan peneliti yang memiliki rekam jejak internasional di bidang Business Information Systems, Digital Business, Knowledge Management Systems, dan Digital Health. Ia tercatat sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di bidangnya dan sejak 2022 masuk dalam daftar Stanford University Top 2% World Scientists.
Melalui kegiatan ini, FST UIN Sunan Kalijaga berharap dapat meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti dalam memperoleh hibah internasional, memperluas jejaring kolaborasi riset global, serta memperkuat kontribusi akademik fakultas di tingkat internasional.