FST Melakukan Benchmarking ke Prodi S1 Ilmu Biomedis Universitas Andalas

Pada 25-27 Desember 2022, Fakultas Sains dan Teknologi melaksanakan kegiatan kunjungan untuk mempelajari kondisi Prodi S1 Ilmu Biomedis di FK Univeristas Andalas. Kunjungan ini dititikberatkan pada pengamatan sarana dan prasarana (meliputi laboratorium, Gedung kuliah, Gedung pengelola Prodi), komposisi staf pengajar dan staf tenaga kependidikan, serta kurikulum pada prodi S1 Ilmu Biomedis.

Kegiatan ini sebagai sarana bagi para dosen di lingkungan FST UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ditugaskan dalam kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan mengenai Prodi S1 Ilmu Biomedis, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam pengajuan pendirian Prodi S1 Sains Biomedis di FST UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Oleh karena itu peserta kegiatan ini terdiri dari Dekan, Wakil Dekan 1, dan Wakil Dekan 2 sebagai pengambil kebijakan di lingkungan FST, serta dosen dengan bidang ilmu Bioteknologi yang memiliki pengetahuan mengenai sarana laboratorium.

Kegiatan berlangsung secara luring mulai tanggal 25-27 Desember 2022. Pada kegiatan ini diperoleh banyak sekali masukan dari jajaran dekanat FK Universitas Andalas, para dosen dan staf dari Prodi S1 Ilmu Biomedis Universitas Andalas, yang sangat bermanfaat untuk menyempurnakan proporsal pendirian Prodi S1 Sains Biomedis di FST UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan kunjungan ini selain mempelajari mengenai Prodi S1 Ilmu Biomedis di Univeristas Andalas juga mengunjungi laboratorium-laboratorium di lingkungan FK Universitas Andalas yang sudah memiliki fasilitas yang sangat memadai. Laboratorium tersebut di antaranya adalah Laboratorium Diagnostik Non-infeksius dimana di dalamnya terdapat fasilitas penyimpanan Biobank yang sudah terhubung dengan jejaring Biobank nasional, serta Laboratorium Diagnostik Infeksius yang mendapatkan penghargaan secara nasional sebagai laboratorium terbaik dalam penanganan sampel dan diagnostic Covid-19. Laboratorium tersebut telah dapat melakukan proses Whole Genome Sequencing untuk Sars-CoV-2 secara mandiri.