PROGRAM INTERNATIONAL STUDENT MOBILITY MAHASISWA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI SEMESTER GENAP TAHUN 2024 KE THAILAND DAN MALAYSIA

PROGRAM INTERNATIONAL STUDENT MOBILITY MAHASISWA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI SEMESTER GENAP TAHUN 2024 KE THAILAND DAN MALAYSIA

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) pada semester genap 2023/2024 memberikan kesempatan kepada mahasiswa di lingkungan FST untuk mendapatkan pengalaman memperluas wawasan dengan merasakan studi di universitas luar negeri melalui program International Student Mobility. Kegiatan ini merupakan salah satu program internasionalisasi FST yang teknisnya dilakukan oleh tim IO FST yang sejalan tujuannya dengan UIN yaitu untuk mendunia. Tujuan program ini antara lain (1) dapat memperluas horizon pengetahuan mahasiswa; (2) meningkatkan kemampuan komunikasi secara global; (3) mendapatkan perspektif berbeda; (4) mendapat pengalaman belajar dan bersosial di lingkungan yang berbeda baik bahasa, budaya dan komunitasnya serta (5) menambah jejaring (networking) yang dapat mendukung karirnya di masa depan.

Tiga (3) mahasiswa FST telah melaksanakan program ini dengan tujuan universitas di Thailand dan Malaysia dengan durasi satu semester. Mereka adalah Putri Farrah Sasmitha Candra dari Prodi Matematika, Irlesta Rahma Lani dari Prodi Kimia dan Dina Millatina dari Prodi Informatika. Ketiga mahasiswa ini telah menyelesaikan program stucent mobility dengan melakukan berbagai aktivitas yang sudah ditetapkan universitas tujuan baik aktivitas akademik seperti mengikuti perkuliahan, melakukan riset di lab dan menghadiri konferensi, maupun aktvitas lainnya seperti cultural exchange, field trip dan aktivitas lainnya.

Putri Farrah Sasmitha Candra melakukan kegiatan Student mobility di Universitas Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) selama 1 semester. Program yang di ambil adalah "Bachelor of Science (Mathematics Technology) with honours" di Fakultas sains dan Teknologi Terapan atau FAST (Faculty of Applied Sciences Technology). Putri mendapatkan banyak sekali pengalaman baru yang diperoleh terutama perihal kegiatan pembelajaran yang pastinya berbeda dengan pembelajaran di kampus Indonesia. “Penyesuaian terhadap lingkungan baru, menjadi salah satu tantangan dalam program ini, namun semuanya bisa berjalan dengan baik” kata Putri.

Sementara itu, Irlesta Rahma Lani memulai proramnya pada 1 Maret 2024 di Faculty of Science, Prince of Songkla University (PSU) Thailand. Kegiatan utama Irlesta adalah melakukan riset di Lab Analytical Chemistry dibawah supervisor Asst. Prof. Dr. Itthipon Jeerapan dengan fokus risetnya pada bidang elektrokimia. Menurut Irlesta banyak pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti Student Mobility Program ini antara lain dirinya diajarkan bagaimana menjalankan sebuah penelitian, dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan berupa publikasi. Disamping itu ia dapat belajar secara langsung dari para expert di bidangnya. Aktivitas non akademik yang Irlesta lakukan baik dari pihak kampus maupun dari Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Prince of Songkla University (PERMITHA PSU) Thailand. Mahasiswa berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan, seperti buka puasa bersama, merayakan lebaran, qurban, hingga melakukan field trip ke provinsi lain di Thailand Selatan.

Dina Millatina melaksanakan mobility dengan tujuan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) yang aktivitas pertamanya adalah Meet and Greet untuk menyambut mahasiswa internasional baru pada 27 Februari 2024 yang bertujuan memudahkan transisi mahasiswa internasional ke lingkungan akademik dan budaya baru serta memperkuat ikatan komunitas di UMPSA. Dina terpilih menjadi salah satu mahasiswa Indonesia di UMPSA dan 4 mahasiwa lainnya yang dikirim ke Centre for International Relations (CIR) UMPSA untuk mengikuti Program Kembara Prihatin 2.0 Pekan, Program ini bekerja sama dengan Yayasan UMPSA, bertujuan memberi pengalaman kepada mahasiswa untuk merasakan kehidupan dengan keluarga angkat di Pahang melalui berbagai aktivitas. Aktivitas akademik Dina di UMPSA diantaranya mengikuti kelas yang telah di tentukan kampus serta kegiatan non akedemik misalnya terlibat dalam event Pahang International Scout for SDGs Run dan Color Run dan aktif dalam kegiatan yang diadakan perkumpulan pelajar Indonesia PPI. Pengalaman hidup Dina selama di Malaysia cukup banyak seperti merayakan Idul Fitri dengan keluarga temannya di Negeri Sembilan, menurtu Dina “merayakan Idul Fitri di begeri orang memberikan banyak pengalaman baru yang luar biasa bagi saya”. Dina juga sempat mengunjungi Istana Besar Seri Menanti (kediaman resmi Yang di-Pertuan Besar Negeri Sembilan). Selama bulan Syawal, Dina mengikuti banyak jamuan raya yang mana disajikan banyak makanan khas Malaysia.

Kesan dan harapan dari ketiga mahasiswa ini untuk keberlaanjutan program student mobility seperti yag diungkapkan Putri “mahasiswa dapat memperoleh banyak ilmu baru yang bisa di terapkan setelah kembali ke Indonesia, terutama mengenai hal-hal positif dan bermanfaat yang diperolehnya selama program berlangsung. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengenalkan budaya positif Indonesia terutama dalam hal akademik ke teman-teman atau semua pihak yang berada dalam lingkup tempat tinggal atau tempat mahasiswa berkegiatan”, sedangkan harapan Irlesta “Dengan mengikuti Student Mobility Program, cukup banyak benefit yang diterima oleh mahasiswa. Selain pengalaman dan pembelajaran yang berharga, mahasiswa juga memiliki kesempatan besar untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya dengan beasiswa. Tidak dipungkiri mahasiswa berkeinginan untuk melanjutkan studinya di PSU, Thailand. Besar harapan kami untuk mahasiswa dapat melanjutkan studi dan membanggakan almamater tercinta, UIN Sunan Kalijaga”. Terakhir, Dina memiliki harapan bahwa pengalaman yang telah diperolehnya selama di UMPSA semoga dapat dikembangkan setelah dirinya kembali ke Indonesia. Harapannya kerja sama anatara UINSK dengan UMPSA dapat terus terjalin dan bertukar hal-hal positif ke depannya.