Yogyakarta – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan rangkaian Sosialisasi Pembelajaran (Sospem) Program Sarjana Tahun Akademik 2026/2027 pada Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengenalan dan pembekalan mahasiswa baru dalam memasuki lingkungan akademik perguruan tinggi, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menjalani proses pembelajaran dan kehidupan kampus.
Rangkaian hari pertama diawali dengan pembukaan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga. Sospem secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., bersama jajaran pimpinan universitas melalui Zoom.
Setelah pembukaan, mahasiswa baru mengikuti sesi pengenalan lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi bersama jajaran pimpinan fakultas, yaitu Dekan Prof. Dr. Khurul Wardati, M.Si., Wakil Dekan I Prof. Dr. Ir. Shofwatul 'Uyun, S.T., M.Kom., ASEAN Eng., Wakil Dekan II Dr. Agus Mulyanto, S.Si., M.Kom., ASEAN Eng., Wakil Dekan III Ir. Muhammad Taufiq Nuruzzaman, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Kepala Laboratorium Terpadu Dr. Arifah Khusnuryani, S.Si., M.Si. Dalam sesi tersebut diperkenalkan tugas dan fungsi jajaran pimpinan fakultas serta Ketua dan Sekretaris Program Studi dari masing-masing program sarjana.
Pembekalan dilanjutkan dengan materi Core Value UIN Sunan Kalijaga yang disampaikan oleh Dr. Imelda Fajriati, M.Si. dan dimoderatori oleh Anisa Nazera Fauzia, M.Biotech., Ph.D. Mahasiswa diperkenalkan pada nilai Integratif-Interkonektif, Dedikatif-Inovatif, serta Inklusif-Continuous Improvement. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami dalam konteks kelembagaan, tetapi juga dapat diimplementasikan mahasiswa dalam kehidupan akademik maupun pada level individu.
Sospem juga memberikan perhatian terhadap penciptaan lingkungan kampus yang aman melalui materi Pencegahan Kekerasan Seksual yang disampaikan oleh Dr. Eka Sulistiyowati, S.Si., MA., M.IWM. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan seksual, pentingnya persetujuan (consent), mekanisme pelaporan, serta peran warga kampus dalam menciptakan lingkungan yang saling menjaga dan aman.
Pada sesi berikutnya, mahasiswa mengikuti materi Regulasi Diri bersama fasilitator dan co-fasilitator di kelas masing-masing. Materi mencakup proses adaptasi dari siswa menjadi mahasiswa, penyusunan tujuan (goal setting), manajemen waktu, serta pengembangan resiliensi. Melalui sesi ini, mahasiswa baru diarahkan untuk mulai menyusun tujuan selama menempuh pendidikan serta mengembangkan kemampuan mengelola diri dalam menghadapi dinamika kehidupan perkuliahan.
Memasuki hari kedua, Kamis, 27 Agustus 2026, kegiatan diawali dengan review materi regulasi diri yang telah diperoleh pada hari sebelumnya. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan materi Relasi Sosial, yang berfokus pada pengembangan empati dan komunikasi. Mahasiswa diajak melakukan refleksi mengenai empati dalam bermedia sosial, mengenali bias dan stereotipe sosial, serta membangun kemampuan komunikasi melalui permainan dan latihan memberikan umpan balik.
Selain kemampuan sosial, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai Academic Integrity. Melalui diskusi dan lembar kerja mengenai berbagai dilema dalam kegiatan akademik, mahasiswa diajak memahami pentingnya integritas sebagai salah satu landasan dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.
Rangkaian Sospem kemudian dilanjutkan dengan sesi keprodian bersama dosen dan co-fasilitator dari masing-masing program studi. Pada sesi ini, mahasiswa memperoleh pengenalan yang lebih spesifik mengenai lingkungan akademik, karakteristik, serta berbagai informasi yang berkaitan dengan program studi masing-masing.
Melalui rangkaian Sospem Program Sarjana 2026, FST UIN Sunan Kalijaga tidak hanya memperkenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa baru, tetapi juga membekali mereka dengan nilai-nilai yang diperlukan dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Pembekalan mengenai regulasi diri, relasi sosial, integritas akademik, keamanan lingkungan kampus, serta pengenalan program studi diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa baru untuk tumbuh menjadi pribadi yang adaptif, berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi positif dalam kehidupan akademik maupun sosial.