Prof. Winai Dahlan Membahas Redesain Kurikulum dalam Perspektif Sains dan Teknologi dengan Fokus Kajian Halal

Yogyakarta, 15 Juli 2023 - Ruang rapat Fakultas Sains dan Teknologi menjadi tempat berlangsungnya diskusi yang membahas pentingnya "Redesain Kurikulum Dalam Rangka Pengembangan Mutu Lembaga: Kajian Halal dari Perspektif Sains dan Teknologi." Acara ini mendatangkan Prof. Winai Dahlan, seorang ahli dari International Islamic University Malaysia (IIUM), sebagai narasumber. Diskusi ini menyoroti kesinambungan antara sains dan agama dalam konteks pendidikan.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi menyampaikan salam hangat kepada semua peserta dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Prof. Winai Dahlan. Beliau juga menegaskan bahwa agenda redesain kurikulum merupakan bagian dari kerja sama yang diakui melalui penandatanganan nota kesepahaman (MOU), yang melibatkan kepala program studi (kaprodi) dan sekretaris program studi (sekprodi).

"Saya sangat senang berada di sini. Ini adalah hidayah dari Allah SWT yang membawa saya kembali ke Yogyakarta dan memberikan sosialisasi di kampung halaman ayah saya," ujar Prof. Winai Dahlan. Beliau juga berbagi pengalamannya tentang perjalanan di Indonesia dan interaksi dengan teman-teman di Yogyakarta melalui platform media sosial.

Dalam sesi tanya jawab, dosen matematika mengajukan pertanyaan menarik mengenai bagaimana konsep halal dapat diterapkan dalam kurikulum matematika. Prof. Winai Dahlan merespons dengan bijaksana, mengutip prinsip-prinsip Al-Quran sebagai pedoman dalam mengembangkan kurikulum yang mencerminkan nilai-nilai agama. Prof. Winai Dahlan mengajak para peserta untuk merenungi kisah nabi Musa dan pesan dalam surat Al-Kahfi ayat 60. Beliau mendorong peserta untuk melihat tantangan sebagai peluang untuk berkreativitas dan berinovasi, sejalan dengan istilah "majma’al bahrain."

"Kita perlu menjadi bagian dari perpaduan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam. Ini adalah masa depan bagi umat Islam," tegas Prof. Winai Dahlan. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya mencari solusi halal dalam situasi yang dihadapi, mengambil contoh dari ajaran Islam dan Al-Quran.

Dalam pernyataan akhir, Prof. Winai Dahlan menekankan perlunya harmonisasi antara ilmu sains dan nilai-nilai agama dalam pengembangan kurikulum. Beliau mendorong peserta untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam ke dalam ilmu pengetahuan modern, sambil menyadari peran penting individu dalam memajukan pengetahuan dan menghadapi tantangan. Acara ditutup dengan ungkapan terimakasih yang tulus dari Prof. Winai Dahlan kepada para peserta yang telah aktif berpartisipasi. "Terimakasih atas semangat dan kontribusi yang telah diberikan dalam diskusi ini," tutup Prof. Winai Dahlan dengan harapan bahwa pesan-pesan tersebut akan memberikan inspirasi dalam pengembangan kurikulum berbasis sains dan teknologi yang berkualitas.