Fakultas Saintek Menerima Tamu Benchmarking dari UIN Malang

Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan dari tim benchmarking Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Selasa (2/8). Kegiatan yang diselenggarakan di Fakultas Saintek ini dihadiri oleh Dr. Anton Prasetyo, M.Si selaku Wakil Dekan Fakultas Saintek UIN Malang beserta jajarannya dan disambut oleh Dekan Fakultas Saintek, Dr. Dra. Hj. Khurul Wardati, M.Si.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dari Dekan Dr. Dra. Hj. Khurul Wardati, M.Si. yang memaparkan bahwa Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) seharusnya dibersamai dengan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Selanjutnya, beliau menjelaskan bahwa melalui hasil benchmarking dari Universitas Gadjah Mada, Fakultas Saintek telah belajar implementasi OBE dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM). Setelah itu, topik beralih ke sambutan dari Wadek Fakultas Saintek UIN Malang, Dr. Anton Prasetyo, M.Si. Beliau menerangka bahwa target mereka, yaitu sudah memiliki dokumen kurikulum berbasis OBE pada akhir Bulan Agustus. Adapun beliau dan jajarannya berharap kunjungan yang mereka langsungan dapat memeperoleh sebuah pembelajaran yang baik.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Wadek I Fakultas Saintek UIN Sunan Kalijaga, Dr. Sofwatul 'Uyun, S.T., M.Kom. Beliau menjelaskan secara runtut mengenai persiapan pertama dari implementasi OBE, yakni program dari prodi sendiri diturunkan menjadi profil kemudian menjadi CPL yang sudah ada di SNdikti. Sementara itu, aspek khusus ditentukan oleh prodi masing-masing. Selanjutnya, OBE dari CP dipetakan ke bahan kajian sebelum akhirnya terbentuk mata kuliah. Setiap mata kuliah diiibaratkan seperti dititipkan CPL. Untuk aplikasinya UIN Sunan Kalijaga memiliki 2 versi CPL, versi SNdikti dan versi untuk persiapan akreditasi internasional yang tidak sebanyak versi SNdikti. Pemaparan oleh Wadek I ini diakhiri melalui uraian lanjutannya mengenai CPL.
Akhirnya, kegiatan dipungkasi lewat sesi tanya jawab dengan pokok bahasan mengenai bagaimana supaya implementasinya sinkorn. Jawaban atas masalah ini adalah implementasi akan ditentukan oleh prodi. UIN Sunan Kalijaga sendiri memiliki rencana strategi fakultas yang mana mewajibkan dosen agama sekalipun untuk mengimplementasi OBE. Lanjutnya implementasi dilakukan lewat kerja sama dengan tim taskforce. Untuk revisi rps sendiri dilakukan dosen dosen muda yang juga dipasangkan dalam tim teaching efektif.
Oleh: Azhar Fauzi