Ditengah Masa Pandemi Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Tetap Mengabdi dan Berinovasi

Dalam suasana yang masih berada ditengah-tengah pandemi COVID-19 seperti ini, tentunya membuat ruang gerak setiap orang terbatas dalam melakukan aktivitasnya. Tetapi hal tersebut tidak lantas menurunkan semangat dan bukan pula halangan bagi rekan-rekan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk melakukan pengabdian masyarakat.

Di masa pandemi seperti ini, rekan-rekan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memberanikan diri untuk tetap melakukan pengabdian masyarakat di Kebun Buah dan Eduwisata Bendosari yang terletak di Desa Sumbersari, Kecamatan Moyudan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tentunya pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Pengabdian masyarakat Kebun Buah dan Eduwisata Bendosari ini dilakukan mulai dari tanggal 22 Maret 2021 hinga 1 Mei 2021. Pengabdian ini akan dibagi menjadi periode 1, periode 2 dan periode 3. Pada periode 1 ini tim pengabdian masyarakat memiliki 2 program kerja utama yaitu, membuat rancangan denah dan tata ruang kebun di masa mendatang dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kebun itu sendiri. Tentunya yang namanya pengabdian masyarakat tidak hanya berfokus pada program kerja internal saja, tim periode 1 ini juga turut serta dalam membantu kegiatan keseharian yang ada di kebun seperti panen buah.

Sebagai informasi, Kebun Buah dan Eduwisata Bendosari ini memiliki luas kurang lebih 3 ha. Pada lahan yang cukup luas ini ditanami beberapa tanaman, beberapa diantaranya adalah alpukat, jambu kristal, jeruk citrun, rumput gajah dan masih banyak lagi tanaman lainnya. Saat ini, jambu kristal dan rumput gajah menjadi salah satu penghasil pundi-pundi rupiah utama bagi kebun itu sendiri. Pengelola kebun juga cukup tangguh dalam bertahan dengan segala situasi dimana kebun masih bisa berkembang hingga saat ini.

Dengan diterjunkan tim pengabdian masyarakat periode 1 ini menjadi awal dari dibangunnya kerjasama antara pihak UIN Sunan Kalijaga dan juga Kebun Buah dan Eduwisata Bendosari. Pengabdian masyarakat ini menjadi sarana bagi rekan-rekan mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan yang telah didapatkan di bangku perkuliahan. Mulai dari pengembangan teknologi, inovasi dibidang kuliner dari jambu kristal, menjalin kerjasama berbadan hukum, melakukan branding dan digital marketing kebun serta masih banyak lagi lainnya.

Beberapa hasil pengabdian dan inovasi rekan-rekan mahasiswa adalah proto type alat hand sanitizer otomatis berbasis sensor jarak dan juga selai jambu kristal. Inovasi rekan-rekan mahasiswa ini mendapatkan respon yang sangat baik dari pengelola kebun maupun pihak lembaga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bahkan dalam kegiatan penarikan tim pengabdian masyarakat, rekan-rekan mahasiswa mendapat apresiasi langsung dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Abdur Rozaki, S. Ag., M. Si. yang pada saat kegiatan penarikan mewakili Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dengan didapatkannya hasil yang sangat baik dari tim pengabdian masyarakat ini, harapannya akan ada gelombang-gelombang pengabdian masyarakat selanjutnya untuk membangun daerah-daerah atau desa lainnya dan tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena biar bagaimana pun, mahasiswa sebagai salah satu agen pengontrol kegiatan sosial serta pelopor perubahan mempunyai peran dalam membangun negeri ini dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik kedepannya.

Penulis:
Muhammad Firman Maulana
(muhammadfm.al@gmail.com)