Koordinasi Pengelolaan Jurnal FST, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal, salah satu usaha tersebut dilekukan dengan mengadakan Rapat Koordinasi Pengelolaan Jurnal pada Rabu, 3 Maret 2021 yang mengundang perwakilan dari beberapa pengelola jurnal di UIN Sunan Kalijaga: Indonesian Journal of Halal Science, JISKA, Jurnal Cyber Security dan Forensik Digital, Jurnal Bioveritas, IJID, BIOMEDICH, Indonesian Journal of Material Chemistry (IJMC), Jurnal Fourier, BAKTI, KAUNIA, JIEHIS, Sunan Kalijaga Journal of Physics, Integrated Lab Journal, Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri. Acara ini menghadirkan narasumber Joaquim Maeta dan Siti Nurleily Marliana, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari UGM.

Faktor penentu masuk SCOPUS dilihat melalui kualitas artikel; kualitas jurnal; scope dan bidang. Focus dan scope seharusnya unik agar elektabilitasnya baik. Ketika nama dan scope sama akan menurunkan elektabilitas karena meningkatkan kompetisi antar jurnal. Sebuah jurnal harus memperlihatkan keunikan (unique selling point). Untuk mendapkatkan keunikan tersebut, dapat ditempuh dengan melakukan benchmarking dengan jurnal yang sudah ada dan kemudian mencari gap atau focus yang bisa diisi. Untuk standar kualitas jurnal yang baik secara lebih jelas dapat dilihat melalui https://doaj.org/bestpractice.

Alasan utama penolakan SCOPUS diantaranya dikarenakan scope sudah banyak dicakup oleh jurnal lain yang lebih baik; konsistensi kualitas ilmiah artikel kurang; Bahasa Inggris tidak konsisten; dan tingkat sitasi rendah. Alasan penolakan lainnya adalah

  1. keterwakilan internasional;
  2. nama jurnal tidak didukung oleh focus dan scope;
  3. kelengkapan artikel kurang;
  4. tampilan website (sulit untuk dibaca, kontras tidak baik);
  5. kualitas artikel yang masih kurang baik; dan
  6. author guideline yang kurang detail/jelas;

Workshop yang terlaksana masih bersifat warming up sehingga masih dibutuhkan workshop lanjutan dengan focus yang lebih teknis. Jurnal BAKTI FST termasuk yang terbaik dilihat dari segi desain dan konten di website. Workshop lanjutan diharapkan dapat mendukung agar jurnal lainnya di UIN Sunan Kalijaga menjadi semakin baik.

[hkn]