Halal Research Center

Halal Research Center(HRC) adalah lembaga kajian akademik yang memfokuskan diri pada kajian halal. HRC dibentuk sebagai perwujudan kepedulian UIN Sunan Kalijaga terhadap produk dan proses hala yang seringkali menjadi keresahan masyarakat. Edukasi dan promosi halal tidak bisa hanya ditempuh dengan pendekatan agama, tetapi perlu pendekatan lain, baik sains maupun disiplin ilmu lain. Dengan demikian diharapkan bahwa halal lebih diterima oleh masyarakat muslim maupun non-muslim, yang menjadikan integritas dan kualitas sebagai lifestyle mereka.

Pendirian HRC ini juga dilatarbelakangi dengan kondisi bahwa UIN Sunan Kalijaga memiliki sumber daya manusia yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang ilmu agama maupun sains, dengan ditunjang peralatan laboratorium yang memadai. Dengan adanya potensi dan sumber daya yang dimiliki tersebut, HRC UIN Sunan Kalijaga diharapkan dapat memberikan kontribusi an peran yang nyata dalam pemasyarakatan dan pengembangan produk serta proses halal bagi masyarakat luas.


Visi dan Misi

Visi : Halal untuk Semua

Misi :

1. Memiliki laboratorium halal yang dilengkapi dengan peralatan modern dan terstandar.

2. Menyediakan jasa analisis untuk deteksi bahan mentah maupun produk akhir.

3. Melaksanakan penelitian dan pengembangan metode, instrument dan inovasi produk.

4. Menyediakan data bahan-bahan atau produk halal ataupun haram.

5. Memberikan pendampingan bagi dunia industri dalam produksi produk halal.

6. Menyelenggarakan training halal bagi akademisi, industri, maupun masyarakat umum.


Pengurus

Pelindung : Rektor UIN Sunan Kalijaga

Penanggung jawab : Dekan Fakultas Sains dan Teknologi

Ketua : Arifah Khusnuryani, M.Si.

Wakil Ketua : Imelda Fajriati, M.Si.

Sekretaris : Erny Qurotul Ainy, M.Si.

Anggota : 1. Drs. H. Fuad Zein, M.Ag.

2. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si.

3. Esti Wahyu Widowati, M.Si.


Program

1. Penelitian dan Pengembangan

Penelitian menjadi bagian yang sangat penting untuk pengembangan Halal Research Center (HRC). Eksistensi HRC menjadi semakin kokoh seiring dengan penelitian-penelitian terkait kehalalan produk. Isu-isu penting dalam status kehalalan produk menjadi fokus tema penelitian yang akan dikembangkan.

2. Pengembangan Produk

Projectbesar yang menjadi rintisan HRC UIN Sunan Kalijaga adalah menghasilkan produk yang benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus produk yang halalan thayyiban. Untuk berhasil menciptakan produk semacam ini, haruslah dimulai dengan melakukan penelitian-penelitian pendahuluan sebagaimana yang telah dilakukan oleh HRC UIN Sunan Kalijaga.

3. Peningkatan Kerjasama dengan Instansi Lain

Keberhasilan kinerja Halal Research Centre (HRC) ini tidak dapat dilepaskan dengan adanya kerjasama yang saling menguntungkan dengan instansi luar. Menjalin networking dan kerjasama sangat mutlak diperlukan dalam rangka penyebarluasan dan pemasyarakatan halal untuk kesejahteraan. Kerasama yang dilaksanakan dapat dimanfaatkan untuk mensinergikan potensi yang dimiliki oleh masing-masing lembaga/instansi, maupun untuk bersama-sama menyelesaikan problem terait alal yang terjadi di masyarakat. Bentuk nyata kerjasama ini diwujudkan dalam bentuk pengiriman tim untuk studi banding di tempat instansi masing-masing, mengadakan diseminasi hasil penelitian terkait kehalalan produk, diskusi intensif ataupun workshop tentang sistem jaminan halal, serta mengikutsertakan utusan peserta dalam kegiatan pelatihan yang diadakan oleh masing-masing instansi. Kerjasama dilakukan dengan beberapa dengan instansi luar seperti lembaga perguruan tinggi yang memiliki pusat studi/kelompok halal, seperti UGM, UIN Malang, IPB, Chulalongkorn University, Universiy Kebangsaan Malaysia, dll, sedangkan instansi non perguruan tinggi antara lain LPPOM MUI, Kemenag RI, Kemenperindag, Kementan, dll.

4. Layanan Pengujian Produk

Sebagai bentuk upaya memberikan jaminan halal yang handal, HRC membuka diri untuk melayani pengujian produk yang dianggap mengandung bagian atau zat-zat yang di haramkan. Laboratorium yang dimiliki HRC juga berfungsi sebagai laboratorium pengujian terhadap produk-produk yang dimaksud. Yang dilakukan HRC ini sebagai bagian pengabdian kepada masyarakat untuk membantu memberikan kepastian jaminan halal secara akurat dan cepat.

5. Pendampingan UKM (Usaha Kecil Menengah)

Saat ini banyak usaha kecil-menengah (UKM) yang berkembang di masayarakat, dan mayoritas dikelola muslim. Selama ini beberapa UKM yang ada telah mendapatkan pendampingan dari lembaga terkait (Kemenperindag, Pemda), namun pendampingan yang ada dipandang belum menyentuh aspek halal. Untuk itu HRC, yang diperkuat oleh adanya bidang ilmu sains, teknik (industri dan informatika), serta agama, merintis adanya pendampingan untuk UKM. Pendampingan UKM ini antara lain dalam bentuk pendidikan/pelatihan, konsultasi serta pendampingan mulai proses produksi hingga pemasaran, yang semuanya memperhatikan aspek halalan thayyiban. Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan terwujud adanya sinergi antara HRC (perguruan tinggi) dengan UKM (masyarakat), dalam upgrade produk muslim dan promosi halal yang lebih baik, yang dapat diterima oleh semua kalangan (muslim maupun non muslim).

6. Capacity building

  • Pelatihan Staf
  • Publikasi
  • Sosialisasi Halal Issues
  • Penyiapan Sarana Prasarana

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom