Senin, 27 Februari 2017 08:19:30 WIB Dilihat : 247 kali

124 Perguruan Tinggi se – Indonesia ikut meramaikan lomba karya tulis ilmiah Nasional - LKTIN (Kalijaga Innovation and Research Competition 2 yang diselenggarakan oleh Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi (FKIST) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dari 124 peserta kompetisi ilmiah ini, 10 Perguruan Tinggi berhasil masuk grand final untuk memperebutkan juara 1, 2 dan 3. Kesempuluh Perguruan Tinggi adalah Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Jambi, Universitas Padjadjaran. Masing-masing tim dari 10 Perguruan Tinggi ini mempresentasikan karya riset mereka di hadapan Juri yang terdiri dari : Indaruji Setyadi, M.Sc., Jumailatus Solihah, S.Si., M. Biotech, Idhan Syah Alam, M.Sc., Karmanto S.Si., M.Sc. Tiap tim terdiri dari 3 orang memaparkan karya risetnya di hadapan tim juri, di ruang teatrikal kampus setempat, Jum’at, 24/2/17.

Sementara dari 10 karya riset yang dipresentasikan di hadapan tim juri, Tim IPB yang terdiri dari Irfan Abdul Aziz, Rizky Ilmiyana, Budiarno berhasil meraih juara I dengan membawakan karya riset berjudul “Gel Teknik: Aplikasi Smartphone Investasi Berbasis Syari’ah Produk Petemakan Dengan Sistem Mobile Apps”. Juara II diraih ITS melalui karya risetnya “Inovasi peningkatan efisiensi pembangkit listrik tenaga surya menggunakan Integrated Solar Energy Harvesier (ISEH) sebagai sumber listrik rumah tangga, dengan Tim yang terdiri dari Muhammad Nafis Ismail, Arif Rachman Hakim, Herviyandi Herizal. Juara III diraih Tim dari UI yang terdiri dari Hafsah Afifah Tamimi, Brilyana Bela Islam, Ayik Abdillah, dengan mempesentasikan karya riset yang berjudul “Pengolahan Air Lindi Aneorobik Digrester Menggunakan Mikroalga Chioreka Velgaris Sebagai Solusi dalam Mengurangi Kadar N.

Dalam laporannya saat Grand final, ketua panitia Lomba Karya Tulis Ilmiah, Mazlan, antara lain menyampaikan, 124 karya riset yang dipresentasikan di kampus Fakults Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga merupakan karya-karya terbaik para mahasiswa dari seluruh wilayah tanah air. “Karya-karya ini merupakan karya-karya riset aplikasif yang bisa dikembangkan lebih lanjut dalam rangka mengatasi permasalahan di Indonesia,” kata Mazlan.

Wakil Dekan III, Dr. Ja’fat Luthfi menambahkan Bagi FKIST, 124 karya riset yang masuk, lebih lebih yang masuk 10 besar merupakan kekayaan akademik yang luar biasa. Ini bagian dari upaya mengembangkan eksperimental science. Melalui event-event seperti ini pihaknya berharap, bisa memotivasi 10 Prodi di Fakultas Sains dan Teknologi ini untuk konsisten menggali keilmuan berbasis eksperimen.

Sementara itu, pembina FKIST, yang juga Dosen Prodi Kimia, Sudarlin, M.Si., menyampaikan, LKTIN kali ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan kali ini dirangkaikan dengan pelaksanaan Seminar Nasional tentang pengembangan energi nuklir. Pihaknya sangat mengapresiasi keberhasilan para mahasiswa yang tergabung dalam FKIST sehingga bisa menyelenggarakan lomba karya ilmiah dan berhasil mengumpulkan hingga 124 karya-karya terbaik mahasiswa Indonesia. Ke depan diharapkan, FKIST tetap konsisten menyelenggarakan event-event dengan kuantitas dan kualitas yang semakin baik dalam rangka mengembangkan eksperimental science (Weni Hidayati-Humas UIN Sunan Kalijaga).

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom